DPW Intani Jabar Menjadi Tonggak Pembangunan Ekosistem Petanian Terintegrasi di Jawa Barat

0
205
Pelantikan Pengurus DPW Intani Jabar periode 2022-2026 di Alam Sentosa, kabupaten Bandung (27/03).

INN.CO.ID, BANDUNG – Perkumpulan Insan Tani dan Nelayan Indonesia (INTANI) melaksanakan pelantikan pengurus DPW Intani Jabar periode 2022-2026 di Alam Sentosa, kabupaten Bandung (27/03). Pelantikan pengurus Intani dpw Jabar ini  ditandai dengan penyematan pin kepada Rian Sumindar – ketua, Lukman Maulana – sekretaris,  Ali Wardhana Isa – Ketua Komite Pembinaan Anggota, Organisasi & Lembaga, dan pengurus lainnya.

Kegiatan ini merupakan salah satu agenda Intani yang selalu konsen membangun ekosistem pertanian terintegrasi demi menciptakan ketahanan pangan nasional dan mengembangkan program petani milenial, khususnya di Jawa Barat.

Ketua umum Intani, Guntur Subagja menyampaikan mengenai ekosistem pertanian yang harus diperbaiki dari semua aspek, mulai dari hulu hingga hilirnya. “Dengan kehadiran DPW Intani Jabar diharapkan bisa berkontribusi penuh dalam menghadapi persoalan pertanian saat ini. Mulai dari input, budidaya, pasca panen, teknologi, distribusi, logistik, pasar dan peningkatan nilai tambah produk pertanian,” tuturnya.

Guntur juga menekankan, bersama stakeholder terkait untuk mengagendakan pengurangan impor, subsidi dan peningkatan kesejahteraan petani serta pemasaran komoditi dan produk pertanian hingga mancanegara. Selain itu, Intani juga telah melakukan inovasi teknologi di sektor pertanian yaitu DEDiGO, platform bagi desa untuk melakukan digitalisasi dari layanan dan bisnis. Harapannya DEDiGO bisa diterapkan di desa-desa sehingga komoditi pertanian dan produk lainnya bisa terintegrasi dalam satu platform.

Ir. H. Epi Kustiawan, kepala Dinas Kehutanan provinsi Jabar dalam sambutannya mengatakan pentingnya menciptakan pertanian yang berkelanjutan dengan pendekatan kearifan lokal sehingga mampu menyejahterakan petani dan menjaga kelestarian lingkungan.

”Di Jawa Barat terdapat lahan kritis sebanyak 900.000 ha yang didominasi pada lahan masyarakat. Ini bisa menjadi tantangan sekaligus potensi besar di sektor pertanian, peternakan dan perikanan jika mampu dikelola dengan baik.  Diharapkan DPW Intani Jabar mampu untuk menangani tantangan dan potensi tersebut,” ujar Epi Kustiawan.

Kepala Perwakilan BKKBN Jabar, Dr. Wahidin M.kes turut menyampaikan bahwa fungsi pangan selain sebagai konsumsi juga perlu dilihat sebagai upaya penurunan tingkat stunting di Jawa Barat yang masih terbilang tinggi. “Harapan besar dengan adanya Intani bisa menciptakan ketahanan pangan dan mampu menurunkan angka stunting di Jawa Barat.”

Prof Dr Hendarmawan, Wakil Rektor Bidang Riset dan Pemberdayaan Masyarakat UNPAD turut mengamini berbagai permasalahan yang ada di sektor pertanian namun masih minim solusi. “Sampai hari ini banyak sekali riset-riset yang dilakukan pada bidang pertanian, namun sedikit sekali implementasi di lapangan. Kedepannya bersama Intani, kita harus sampai di level aplikatif, sehingga dampaknya bisa dirasakan petani dan masyarakat”.

Tokoh adat di Jawa Barat, Eka Santosa berharap bersama Intani bisa berkolaborasi  dalam implementasi pertanian berbasis budaya, sehingga keberlanjutan tidak dari sisi ekonomi saja namun juga dari sisi kualitas lingkungan hidup.

Selain itu ia juga menyoroti pembiayaan KUR untuk para petani, “Nyatanya hingga saat ini KUR yang digadang mampu menjadi solusi pembiayaan masih sulit untuk diakses para petani. Mohon dibantu kedepannya Intani yang ada di Jabar ini bisa memfasilitasi prosesnya agar lebih mempermudah para petani”.

Dalam kegiatan ini juga dilakukan penandatangan kerja sama antara Intani dan Idbotani selaku penyelenggara marketplace yang berbasis koperasi. Hal ini sebagai alternatif marketplace yang mampu menghadirkan permodalan komunal dalam pembiayaan penyediaan komoditi dan produk-produk pertanian. Sehingga bisa mempercepat pengembangan ekosistem pertanian yang terintegrasi di Jawa Barat.

Turut hadir dalam kegiatan ini Sekretaris Jenderal INTANI, Muzakir Rida, Ketua Koperasi Idbotani, Achlis, Dewan Pakar Intani, Ir Cecep Rukmana MM., Dedie Soekartin, Dr Ing Agoes Moelyadi Msc. Dewan Penasehat Intani Jabar, Surjani, Ketua MC3,Guntur Eko Widod, Owner Sepeda Bambu, Heru, U. Suhendra.* (LM-JBR)

LEAVE A REPLY