Kemendesa PDTT Canangkan Satu Desa Satu Data di Jembrana

0
236

INN.CO.ID, JEMBRANA – Data adalah hal yang sangat penting untuk merumuskan berbagai kebijakan. Karena itulah Wamen Desa PDTT RI , Budi Arie Setiadi mengungkapkan pentingnya data desa untuk merumuskan berbagai program pembangunan desa.

“Pembangunan desa harus terukur dan terarah. Peran data menjadi mutlak dan penting, ” ujar Wamendes Budi Arie Setiadi saat pencanangan SATU DESA SATU DATA di Jembrana Bali , Sabtu (26/2).

Keterlibatan pemuda dalam membangun digitalisasi di desa diyakini Wakil Menteri Budi Arie Setiadi dapat memberikan dampak positif. Alasan terkuatnya adalah karena para pemuda dinilai dapat memberikan ide segar sehingga kreatifitas dan inovasi dapat muncul untuk mensukseskan salah satu isu penting dalam G20 2022 tersebut.

“Digitalisasi adalah keniscayaan yang menggerakkan masyarakat. Kecepatannya tidak bisa ditolak lagi. Bill Gates memprediksi bahwa tahun 2035 semua metode pembayaran sudah cashless. Ini suatu kecepatan dan kondisi masyarakat yang harus kita antisipasi,” papar Wamendes Budi Arie dalam acara Pencanangan Desa Mandiri Bahagia di Jembrana, Bali pada Sabtu (26/2/2022).

“Perbaikan langkah-langkah yang harus kita lakukan membutuhkan kerjasama semua pihak. Saya percaya Bupati dan kalangan muda termasuk gen Y dan Z karena ini generasi sebelum itu kadang agak gaptek sementara kecepatan ekosistem digital sudah sangat luar biasa. Kecepatannya eksponensial, ” imbuhnya.

Pembangunan desa bersifat bottom up dan membutuhkan partisipasi masyarakat. Dalam hal ini para pemuda harus terlibat secara aktif sehingga kemajuan desa dan Indonesia berjalan secara cepat.

Wamendes Budi Arie hadir memberikan sambutan sekaligus keynote speaker dialog terbuka bersama Bupati Jembrana dan Deputi Bidang Statistik di Kabupaten Jembrana.

Dalam kesempatan ini hadir juga penasihat DWP Zara Murzandina, Kapusdatin Kemendes PDTT Ivanovich Agusta, Kepala Balai Latihan Masyarakat Denpasar, Semuel Thanelab Sine, Wakil Bupati Jembrana I Gede Ngurah Patriana Krisna, dan Kadis PMD Jembrana I Gede Sudjana.

Di hadapan para hadirin, Wamendes Budi Arie juga memuji ide Bupati Jembrana I Nengah Tamba untuk menciptakan sistem satu data. Ia berharap langkah ini bisa dijadikan contoh bagi Kabupaten lain sehingga tidak lagi ada tumpang tindih data.

“Kabupaten Jembrana adalah kabupaten pertama yang mencanangkan sistem satu data. Saya harap inovasi ini bisa dicontoh oleh kabupaten-kabupaten lainnya,” tutup Wamen Budi Arie Setiadi.* (na-sumber: kemendesa.go.id)

LEAVE A REPLY