PPI Dunia: Vaksinasi Pelajar di Luar Negeri Juga Penting

0
19
Kompak: Sua Foto bersama Persatuan Pelajaran Indonesia (foto: Indonesiadaily).
Kompak: Sua Foto bersama Persatuan Pelajaran Indonesia (foto: Indonesiadaily).

INN.CO.ID – Koordinator Persatuan Pelajar Indonesia (PPI Dunia), Choirul Anam, meminta pemerintah untuk memperhatikan mahasiswa luar negeri saat pandemi covid-19 berlangsung.

Menurut Choirul, mahasiswa luar negeri merupakan salah satu aset berharga negara. Sudah seharusnya negara hadir saat mereka terdesak di negara orang. Saat ini yang mereka butuhkan ada vaksin covid-19.

Pria asli pulau Madura tersebut menegaskan, kesehatan mahasiswa perlu mendapat perhatian karena merupakan aset bangsa di masa depan.

Sedangkan, vaksinasi bagi mahasiswa di luar negeri bisa berkoordinasi dengan KBRI di setiap negara masing-masing. Jika program ini benar-benar terlaksana maka pemerintah akan tampil sebagai pahlawan bagi pelajar Indonesia.

“Kami juga mengharapkan dukungan Bapak Presiden agar seluruh mahasiswa Indonesia yang sedang studi di luar negeri di seluruh dunia, mendapatkan program vaksinasi dari pemerintah setempat melalui komunikasi dan diplomasi yang dilakukan oleh Kementerian Luar Negeri dan KBRI setempat,” kata Choirul kepada awak media di Jakarta, Minggu (7/3/2021).

Oleh karena itu, dia memohon kepada presiden Jokowi ikut memerhatikan kondisi mahasiswa di luar negeri. Apalagi mereka saat ini sedang berjuang bertahan hidup di negara orang.

Choirul juga mengaku siap, PPI jika dibutuhkan pemerintah dalam program vaksinasi tersebut. Karena perwakilan PPI tersebar di seluruh negara.

“Kami mengharapkan bantuan dan perhatian Bapak Presiden dalam pemberian vaksin kepada mahasiswa Indonesia luar negeri yang saat ini sedang berada di Indonesia agar membantu mempermudah mahasiswa untuk melanjutkan studinya ketika nanti harus kembali ke negeri asalnya,” tandas Koordinator Persatuan Pelajar Indonesia (PPI Dunia), Choirul Anam.

Untuk diketahui, PPD Dunia adalah organisasi pelajar Indonesia terbesar di luar negeri yang tersebar di 60 negara di seluruh dunia dengan lebih dari 75 ribu anggota. (ud/ed).

LEAVE A REPLY